Peluang Bisnis Grosir dan Eceran

Melihat peluang bisnis grosir dan eceran ~ Dari tahun ke tahun harga-harga aneka kebutuhan selalu mengalami kenaikan. Uang jatah belanja bulanan pun harus diikat erat supaya tidak membengkak.

Banyak para ibu rumah-tangga & suami yang pusing untuk mengelola duit mereka supaya tidak cuma menjadi konsumtif namun bagaimanakah supaya duit yang mereka keluarkan bisa berlipat ganda. Apabila Teman-teman ingin mencoba, silahkan coba untuk belanja dan menjalankan bisnis grosir.

Bisnis Grosir dan Peluangnya

Grosir Boneka

Mungkin sebagian besar kita pasti akan lebih pilih belanja ke grosir daripada ke toko-toko eceran yang biasanya. Selain harga nya lebih murah, produk-produk yang di jual pun banyak terdapat pilihan. Hal ini juga sama halnya bagi para pelaku bisnis yang ingin membuka bisnisnya.

Membuka usaha sendiri menjadi salah satu pilihan yang paling banyak dicari & di pilih oleh para pelaku bisnis yang lain. Hal ini bisa kita lihat begitu banyak bisnis yang menjadi agen-agen seperti yang kita jumpai di beberapa jenis pasar.

Peluang bisnis besar ada di depan mata. Menjadi mitra usaha sebuah perusahaan yang produknya sudah cukup di kenal masyarakat, ada sejenis jaminan untuk berhasil. Bisnis grosir barang-barang consumer goods satu diantaranya. Tidak heran apabila waralaba mulai dari yang belasan juta hingga ratusan juta, banyak diambil orang.

Grosir dapat di artikan sebagai distribusi, hal ini dapat disimpulkan juga sebagai penjual yang menjual pada agen atau distributor lainnya yang membeli produk pada distribusi tersebut seperti merchandise.

Hal ini tentunya selain kepada pembeli biasa yang membeli secara eceran. Penjualan ini biasanya dilakukan dalam jumlah yang banyak yang dibelinya oleh para pembeli untuk dijual kembali dengan harga eceran.

United Nations Statistic Division mengartikan grosir adalah agen suatu produk yang menjual kembali tanpa mengubah barang baru & terpakai kepada penjualan eceran.

Distribusi di sini biasanya mengatur produk yang di jual, mengurutkan produk berdasar pada jenis barang seperti sandang pangan atau yang lain & juga menyebar luaskan produk-produk tersebut ditempat luas.

Dari situ kemudian distribusi menjualnya pada agen yang menyusunnya menjadi produk-produk yang terbagi lebih kecil lalu dikemas & di jual kepada pembeli dengan produk ritel atau eceran.

Biasanya, agen akan lebih dekat kepada pasar yang mereka himpun sendiri & memiliki konsumen sendiri yang bisa menjadi pelanggan pada toko atau pelaku bisnis grosir tersebut.

Grosir atau agen ini biasanya ada di beberapa lokasi di Indonesia terutama dengan beragam jenis barang yang di jual. Distribusi yang di lakukan sendiri juga memiliki lokasi yang relatif kecil dalam penempatan & pengembangan bisnisnya tersebut. Contohnya dalam hal ini pendistribusian beras di pasar Kiara Condong.

Gambaran bisnis grosir adalah sebagai berikut. Grosir atau agen biasanya menjual kepada para penjual dengan pembelian dalam jumlah yang besar. Agen di sini merupakan jembatan yang menghubungkan produsen suatu produk kepada pengecer yang nanti akan dikonsumsi oleh para pembeli yang memerlukan. Agen di sini tidak cuma menjual pada agen atau distributor saja, tetapi tidak menutup kemungkinan apabila agen menjual kepada pengecer atau pedagang kecil yang lain.

Dengan berkembangnya perusahaan kecil yang menjadi agen ini, maka ITC Mangga Dua pun memberi peluang seluas-luasnya pada agen-agen atau grosir yang ingin menjual & membuka usaha nya menjadi grosir ditempat yang sudah disediakan.

Berbelanja Grosir Lebih Hemat?

bisnis grosir

Berbelanja grosir yaitu belanja dengan cara memborong sejumlah produk dengan satu jenis. Sudah pasti apabila Teman-teman memilih untuk berbelanja grosir, Teman-teman akan memperoleh harga yang jauh lebih murah.

Contohnya berbelanja satu buah rokok Rp. 3.000 apabila Teman-teman berbelanja borongan atau berbelanja grosir satu kardus rokok jumlahnya 10 buah maka harga per buahnya pun akan bisa turun menjadi Rp. 2000.

Coba bandingkan apabila berbelanja grosir 20 pak rokok @Rp. 2000 maka Teman-teman akan keluarkan uang Rp. 40.000 berbeda dengan berbelanja eceran dengan jumlah 20 pak maka harga yang Teman-teman peroleh yaitu Rp. 60.000. Nah, sekarang kelihatan, kan, mana harga yang lebih murah?

Untuk dapat melakukan berbelanja grosir Teman-teman harus pergi ke pusat bisnis grosir khusus yang menjual produk-produk secara grosir. Apabila Teman-teman pergi ke minimarket atau ke warung & toko dekat rumah Teman-teman sudah pasti Teman-teman hanya akan memperoleh harga eceran, walau produk yang Teman-teman beli cukup banyak.

Bagaimana, apakah teman-teman ada keinginan untuk menjalankan bisnis grosir ? Entah itu bisnis grosir baju, kelontongan yang bisa di jadikan sebagai usaha rumahan.

Informasi Terbaru

Anda akan belajar bagaimana memilih produk, supplier, promosi, teknik jualan, menghandle customer, membuat toko online, mengurus legalitas bisnis sampai mengelola keuangan. Jika Anda belum ada modal, materi dropship & reseller akan membuka mata betapa nikmatnya jualan itu.

Materi disampaikan oleh ahlinya seperti, Saptuari Kedai Digital, Diajeng pemilik HijUP.com, Muhammad Rosihan owner Saqina.com, Suryadin Dosen Jualan, Afrig Owner CoverSuper.com. Fikry Fatullah Owner YukBisnis.com, Ahmad Zaki Founder BukaLapak.com dan masih banyak lagi.